Selamat berkunjung ke blog Kembara Bahasa. Bahan dalam blog ini boleh dimanfaatkan asal sahaja dinyatakan sebagai sumber rujukan atau petikan. Bagaimanapun Kembara Bahasa tidak bertanggungjawab atas apa-apa jua implikasi undang-undang dan yang lain daripada penggunaan bahan dalam blog ini.



~Kembara Bahasa~

Pendukung Melayu Mahawangsa berteraskan risalah Ilahi




Monday, August 13, 2012

Solat Jamak ketika Balik ke Kampung



Dipetik daripada ilmudanulamak.blogspot.com

Jika kita berasal di satu tempat, kemudian kita berpindah darinya dan tinggal/bermastautin di tempat yang lain, merujuk kepada amalan Nabi SAW, harus kita melakukan solat musafir (yakni jamak dan qasar) tatkala kita bermusafir ke tempat asal kita jika jaraknya melebihi dua marhalah dari penempatan baru kita.

Sedia dimaklumi bahawa Nabi SAW berasal dari Makkah, kemudian berhijrah ke Madinah. Hadis-hadis Nabi SAW menceritakan bahawa tatkala baginda bermusafir ke Makkah, baginda melakukan solat musafir ketika berada di Makkah - walaupun Makkah itu asalnya adalah tanah kelahirannya. Seorang sahabat bernama ‘Imran bin Hushain menceritakan;

“Aku pernah berperang dengan Rasulullah SAW dan bersama baginda ketika pembukaan kota Makkah. Baginda menetap di Mekah selama 18 hari dengan tidak mengerjakan solat melainkan dua rakaat (yakni melakukan solat qasar). (Selepas memberi salam), baginda berkata (kepada makmum di belakangnya dari kalangan penduduk Mekah); “Wahai penduduk Mekah, sempurnakan solat kamu kepada empat rakaat kerana kami adalah golongan musafir”. (HR Abu Daud).

Berdasarkan hadis ini, harus kita melakukan solat musafir apabila kita pulang ke kampung/penempatan kelahiran kita jika kita tidak lagi menetap di situ. Adapun tempoh keharusan melakukan solat musafir, (yakni jama’ dan qasar) diharuskan selagi seseorang itu berada dalam musafir (perjalanan). Jika ia berhenti di satu tempat, sekiranya dia berniat untuk tinggal di situ empat hari atau lebih (tidak termasuk hari masuk dan hari keluar), tamat musafirnya dan tidak harus lagi solat musafir (jamak dan qasar) hinggalah hari keluar dari situ. Itu adalah mengikut pandangan jumhur ulama (merangkumi mazhab Syafi’ie, Malik dan Ahmad). Adapun mazhab Imam Abu Hanifah; tamat musafirnya jika berniat tinggal 15 hari atau lebih.

Sekiranya berhenti di satu tempat untuk suatu urusan dan tidak berniat untuk tinggal di situ beberapa hari tertentu, akan tetapi bergantung kepada urusannya, iaitu sebaik sahaja selesai urusannya dia akan keluar dari situ, harus baginya solat musafir di situ selama 18 hari mengikut mazhab Syafi’ie (yakni selepas 18 hari tidak harus lagi solat musafir walaupun urusannya belum selesai). Menurut mazhab Imam Abu Hanifah, Malik dan Ahmad; harus solat musafir selagi urusannya belum selesai sekalipun memakan masa bertahun.

Mengenai pendapat ulama, ada sebahagian ulama berpendapat; tidak harus seseorang melakukan solat musafir jika singgah di suatu tempat yang ada di situ ahli keluarga dan hartanya. Dia hanya harus melakukan solat musafir ketika dalam perjalanan ke situ sahaja. Adapun apabila sampai, hendaklah melakukan solat penuh.

Hal ini kerana dengan adanya keluarga dan hartanya di situ, maka tempat itu telah telah menyerupai negeri/kawasan penempatannya. Antara yang berpandangan sebegini ialah Imam Ahmad dan az-Zuhri. Berkata Imam az-Zuhri; sesiapa bermusafir dengan melalui ladang/kebun miliknya, tidak harus solat musafir di situ. Pandangan ini diambil dari Ibnu ‘Abbas. Menurut beliau; jika kamu tiba di satu kawasan/tempat yang ada ahli keluarga atau harta kamu, hendak lah kamu mengerjakan solat sebagaimana solat orang mukim (orang yang menetap), yakni; solat dengan sempurna, tanpa qasar.

Namun jumhur ulama (termasuk Imam Syaf’ie, Ibnu al-Munzir, Imam Malik dan sebagainya) berpendapat; harus solat musafir selama tidak berniat menetap (bermukim) di situ. Jika berniat menetap (bermuqim) di situ, tamatlah keharusan solat musafirnya (yakni hanya harus mengerjakan solat musafir di perjalanan sahaja dan apabila sampai hendaklah melakukan solat sebagaimana biasa). Jadi menurut pandangan ini hukum bermusafir ke tempat yang ada ahli keluarga kita sama seperti bermusafir ke tempat lain, iaitu harus melakukan solat jamak dan qasar (jika mencukupi syarat-syarat dari segi jarak dan sebagainya) selama kita tidak berniat untuk menetap atau bermastautin di situ.

Pandangan pertama berdalilkan hadis riwayat Imam Ahmad yang menceritakan bahawa; Saidina ‘Usman apabila berada di Makkah, beliau tidak mengqasarkan solatnya akan tetapi melakukannya dengan sempurna. Lalu perbuatannya disanggah oleh sahabat-sahabat yang lain. Maka dia menjawab; Aku telah berkeluarga di Makkah. Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda; “Sesiapa berkeluarga di satu negeri, hendaklah Dia mengerjakan solat sebagaimana orang muKim (yakni tidak boleh jamak dan qasar)” (Riwayat Imam Ahmad). Namun, para ulama hadis telah sepakat mengatakan bahawa; hadis ini adalah dhaif (lemah), tidak harus dijadikan hujjah.

http://ilmudanulamak.blogspot.com/

14 Ogos 2012/26 Ramadan 1433

2 comments:

  1. Nama saya Mrs Omar Zainab, Saya seorang Pemberi Pinjaman Uang Pribadi Yang Terdaftar Sah hearts memberikan Pinjaman ditunjukan kepada individu, bisnis pria, wanita Dan also untuk review perusahaan-Perusahaan Yang Membutuhkan Bantuan Keuangan di Indonesia dan DI Seluruh Dunia. Kami here for memberikan Baik Jangka Panjang ATAU Jangka Pendek Pinjaman, Pribadi ATAU hipotek, Pinjaman Andari can be ditransfer through kertas Negara kerja ATAU memeriksa Kami akan memberikan Yang Terbaik ketika Andari menghubungi Perusahaan Kami. Di Bawah Penyanyi Adalah email kontak kami
    (Zainabomarloanfirm@gmail.com) ATAU (omarzainabloanfirm@outlook.com)

    ReplyDelete
    Replies
    1. INILAH KISAH NYATA SAYA . . . . . . .DENGAN SOLUSI CEPAT KAYA
      BAYAR HUTANG DENGAN CEPAT SUKSES DAN PUNYA USAHA SENDIRI
      MOMENT BERSEJARAH BUAT HIDUP SAYA DAN KELUARGA
      Saya membawa kabar baik kepada Anda semua warga negara indonesia saya di panggung ini, Tuhan telah benar-benar setia kepada saya dan seluruh rumah saya sejak bulan Mei 2017, kesaksian dan kabar baik saya berjalan seperti ini,
      Nama saya Y Sigit Wijatmaka, islam dalam agama dan saya berasal dari kota Serang indonesia, dengan alamat saya di bawah ini:
      Jl. Azalea 6 No. 65 Taman Lembah Hijau Lippo Cikarang, RT 005 / RW 007 Serang, saya seorang pemasar dan juga seorang penasihat bisnis di perusahaan tempat saya bekerja, saya ingin menggunakan platform ini untuk menginformasikan semua hal di platform ini yang yang membutuhkan dan mencari dana dengan cepat yang tulus.
      Saya dan istri saya dapat Anda lihat di foto profil saya berada dalam hutang yang sangat besar dan kami memutuskan untuk mencari pinjaman secara cepat dan instan tanpa resiko untuk melunasi hutang dan kami menghubungi KI JAMBRONG untuk mengajukan pinjaman dari PENARIKAN DANA GAIB yang pada bulan MEI 2017 yang lalu,
      INILAH KISAH PAHIT SAYA . . . .ATAU BISA DIBILANG DALAM SEJARAH HIDUP SAYA YANG KELAM
      kami ditipu oleh pemilik PERUSAHAAN dengan meminta kami membayar banyak biaya yang kami bayar dan pada akhirnya kami tidak mendapatkan pinjamannya, kami kehilangan sekitar 55 juta ke perusahaan pinjaman palsu di syngapore karena kami mengajukan pinjaman sebesar 1 miliar dan dengan semua biaya yang kami bayar, kami tidak mendapat pinjaman dan saya dan istri saya sangat frustrasi dan saya dipecat dari pekerjaan saya di perusahaan tempat saya bekerja karena saya juga mengambil pinjaman dari perusahaan tempat saya bekerja dan kami bangkrut dan muak dengan kehidupan .

      AWAL TITIK BALIK KEHIDUPAN SAYA. . . .BISA DIBILANG INILAH KISAH HIDUP SUKSES SAYA

      Jadi, Tuhan sangat baik hati, kami berdoa agar Tuhan mengarahkan kami ke seorang yang bisa membantu keadaan dan ke uangan kami,pada hari yang bersejarah dalam hidup saya tepatnya pada hari sabtu tanggal 20 Mei 2017, saya sedang browsing internet ketika saya bisa menemukan kesaksian seorang wanita indonesia dengan nama Novi Setyaningsih dengan alamat facebook/email setyaningsihnovi@yahoo.com
      yang berasal dari kota megalang, bagaimana Tuhan mengubah kehidupan finansialnya melalui KI JAMBRONG dengan pinjaman DANA GAIB dia meminta saya untuk menghubungi KI JAMBRONG dan dia mengenalkan saya kepada KI JAMBRONG dan dia memberi saya keberanian UNTUK mengajukan pinjaman dari KI JAMBRONG dan saya pun menghubungi beliau dengan NOMOR 0853-1712-1219
      dan SAYA mendapat pinjaman dari KI JAMBRONG sebesar 5 MILYAR yang merupakan pemilik PADEPOKAN . PENARIKAN DANA GAIB yang kemudian mengubah hidup saya sebelumnya yang di hina dan tidak dihargai oleh orang ,sekarang saya sudah berkecukupan dan mapan sebagai 1 keluarga punya usaha sendiri dan MOBIL PRIBADI kemudian untuk informasi lebih lanjut tentang KI JAMBRONG bisa MENGHUBUNGI = 0853-1712-1219 BELIAU benar-benar membantu kehidupan saya pinjaman dari DANA GAIB benar-benar mengubah hidup saya TERIMA KASIH KI JAMBRONG SEMOGA SEHAT SELALU
      akhirnya 5 Milyar yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih KI JAMBRONG saya tidak akan melupakan jasa AKI. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH, SAYA SUDAH BUKTIKAN SILAHKAN HUB AKI JAMBRONG DI 0853-1712-1219.)

      ANDA JUGA BISA BERKONSULTASI MASALAH LAIN SEPERTI : TOGEL,PELARIS,SANTET,TUYUL,PERCINTAAN/ASMARA ATAU MASALAH GAIB LAINNYA.
      INI TIDAK AKAN BERHASIL TANPA ADA KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN DALAM DIRI ANDA SENDIRI

      Catatan: satu kata sudah cukup untuk orang bijak dan terima kasih banyak atas bacaan kesaksian dan kabar baik saya
      Tuhan memberkati kalian semua!

      Delete